Sekjen Hizbullah Hasan Nashrullah
warnaislam.com — Hasan Nashrullah, Sekjen Hizbullah, angkat bicara terhadap perang gila yang dilancarkan Israel terhadap Gaza. Menurut komandan Hizbullah tersebut, dalam serangan ini, ia yakin Israel sedang mengarah pada kehancurannya sendiri. Sedangkan perlawanan Palestina, diyakininya akan mampu mengambil pelajaran besar dalam peperangan serupa yang pernah dialami Libanon pada Juli 2006. "Pejuang Palestina lebih mampu belajar ketimbang Israel dari peperangan itu," ujarnya.
Dalam pidato yang disampaikan disampaikannya malam Rabu lalu, ia mengatakan, “Apa yang terjadi di Gaza adalah mirip dengan apa yang kami alami di Libanon pada April 2006. Kesabaran, ketabahan, ketangguhan dari perlawanan pejuang Palestina adalah didasari rasa tanggung jawab terhadap tanah air mereka sebagai bangsa pejuang dan bangsa pemimpin.”
Menyinggung pengalaman perangnya melawan Israel, Hasan Nashrullah mengatakan bahwa orang-orang Israel kerap mengatakan bahwa mereka mampu mengambil pelajaran dari perang Libanon kedua. Tapi tampaknya pejuang Palestinalah yang paling mampu mengambil pelajaran besar dari peperangan itu ketimbang orang Israel. “Sementara justru para komandan Israel dengan peperangan ini akan semakin mengarah pada kelemahan, kehinaan dan keraguan,” ujarnya.
Ia menengarai alasan perang habis-habisan yang dilakukan Israel atas Gaza adalah lantaran mereka panik atas kegagalan selama ini. “Mengapa pimpinan Israel melakukan serangan fokus terhadap Gaza? Itu karena mereka sangat merasakan takut gagal. Mereka ragu dengan kemampuan mereka merealisir target operasi militernya. Dan inilah awal kehinaan Israel.”
Masih menurut tokoh pejuang Libanon yang disegani Israel itu, pejuang Palestina telah berhasil melewati krisis pertama, dan berhasil menguasai keadaan. “Benar di sana banyak jatuh korban dan terluka, tapi sesungguhnya pilar perlawanan Palestina tetap kuat dan tidak berubah.
Para pemimpin perlawanan Palestina tetap dalam kondisi baik, baik pemimpin politik maupun militernya. Inilah yang menegaskan kegagalan Israel yang sejak awal serangan besarnya menegaskan akan berhasil menghancurkan perlawanan rudal pejuang Palestina di hari pertama.” Ia melanjutkan, “Apa yang tercatat dari Gaza adalah kemenangan meski diiringi darah suci yang tertumpah. Kemanangan karena mereka tetap tangguh dan tetap berdiri. Para pemimpin dan bangsa mereka tetap pada tuntutan mereka dengan ketabahan luar biasa. Inilah yang menegaskan bahwa Israel telah gagal.” (palestine information center)
www.eramuslim.com
AllahuAkbar
BalasPadam