2009/01/01

Abdul Wahid Endut calon PAS untuk PRK Kuala Terengganu~Malaysiakini


Khairul Azlam dan Intan Abdullah
Thu | Jan 01, 09 | 11:05:26 pm MYT

KUALA TERENGGANU, 1 Jan 2009 (Hrkh) - Ahli Dewan Undangan Negeri Wakaf Mempelam diumumkan sebagai calon PAS dalam pilihan raya kecil Kuala Terengganu pada 17 Januari nanti.


Pengumuman itu dibuat oleh Presiden PAS Dato' Seri Tuan Guru Abdul Hadi Awang sebentar tadi.

Pilihan Raya Kecil Kuala Terengganu diadakan bagi mengisi kekosongan kerusi Parlimen P036 berikutan kematian mengejut penyandangnya, Dato Razali Ismail yang juga Timbalan Menteri Pelajaran Malaysia pada 27 Oktober lalu.

Pada PRU ke-12, 8 Mac 2008 lalu Dato' Razali calon BN menang tipis dengan majoriti 628 undi menewaskan calon PAS, Mohamad Sabu dan calon Bebas, Maimun Yusuf hanya mendapat 685 undi. Jumlah pengundi berdaftar di Parlimen Kuala Terengganu ialah 80,229 orang termasuk 1,035 pengundi pos. - azm

100 Blog Indonesia Terbaik

CALON PRK KT:PAS TIADA KEJUTAN~Malaysiakini

Berita Terkini
Mohd Abdul Wahid Endut Calon Pas di Kuala Terengganu

TEKA teki siapa calon Pas pada pilihan raya kecil P36, Kuala Terengganu terjawab kira
-kira 15 minit lalu apabila Presiden Pas, Abdul Hadi Awang mengumumkan Adun Wakaf Mempelam, Mohd Abdul Wahid Endut sebagai calon Pas.


Pengumuman nama Abdul Wahid itu menamatkan spekulasi beberapa hari mengenai siapakah calon yang akan diturunkan Pas untuk merampas kerusi Parlimen Kuala Terengganu.

Pengumuman itu dibuat jam 10:55 malam ini dihadapan kira-kira 5,000 orang di stadium tertutup di Batu Buruk Kuala Terengganu. Waktu ini Abdul Wahid dilaporkan sedang menyampaikan ucapan.

Mohd Abdul Wahid Endut, 47 merupakan bekas Pegawai Pertanian memenangi kerusi Dun Wakaf Mempelam dalam pilihan raya umum lalu dengan majoriti 2,193 mengalahkan calon BN, Othman Awang. Beliau juga sebelum ini penyandang Adun berkenaan.

Turut hadir di majlis pengumuman itu ialah Timbalan Presiden Pas, Nasharuddin Mat Isa, Naib Presiden Pas, Ahmad Awang, Pesuruhjaya Pas Terengganu, Mustapa Ali, Timbalan Pengerusi DAP, Tan Seng Giaw mewakili DAP ahli Kepimpinan Tertinggi PKR, Mustafa Kamil Ayub.

Ikut sama hadir ialah Naib Pesuruhjaya Pas Kelantan, Mohd Amar Nik Abdullah, ahli Exco Mejar Nizam Abdul Rahman, kepimpinan PAS Terengganu lain yang hadir Haron Taib, Bakar Chik dan Pengerusi Keadilan Terengganu.

Mursyidul Am Pas Nik Abdul Aziz Nik Mat, Naib Presiden Pas, Husam Musa bagaimana pun dilaporkan tidak kelihatan di pentas utama
http://msomelayu.blogspot.com

BERULANGNYA SEBUAH PENGHIANATAN~Malaysiakini

Bukan pertama kalinya bangsa Palestina dikhianati para pemimpin Arab. Peristiwa pengkhianatan itu telah berulangkali. Peristiwa ‘holacoust’ di Gaza sekarang ini, hanya pengulangan sejarah, yang menunjukkan terjadinya pengkhiatan itu. Para pemimpin Arab dan Israel telah memiliki visi yang sama terhadap perkembangan di Palestina, khususnya di Gaza. Mereka sama-sama merasa terancam dengan lahirnya Hamas, yang menjadi kekuatan politik dan militer.



Mengapa Hamas menjadi ancaman bagi para penguasa Arab, Israel dan Barat? Padahal, Hamas sebuah kekuatan yang sangat terbatas, dan baru tumbuh menjadi sebuah kekuatan politik dan militer. Dibandingkan negara-negara Arab, seperti Mesir, Saudi, atau Yordan, dan bahkan negara Teluk lainnya, seperti Qatar, Uni Emirat, sebenarnya Hamas belum berarti apa-apa. Faktanya, para pemimpin Arab, Israel, dan Barat, menyetujui langkah-langkah agresi militer yang dilakukan Israel. Sebenarnya, apa yang melatarbelakangi, semua peristiwa yang terjadi di Gaza saat ini?

Pertama, Hamas, yang awalnya sebuah gerakan sosial keagamaan, yang mengadopsi ideologi Ikhwan, dan didirikan oleh Sheikh Ahmad Yasin, belakangan menjadi sebuah fenomena yang sangat menarik. Gerakan ini cepat berkembang dengan pesat di Gaza dan Tepi Barat. Baik secara politik dan militer. Kemampuannya diluar prediksi siapapun, termasuk para pakar intelijen Israel. Karena, Hamas bukan saja memenangkan pemilu di tahun 2006, dan mengalahkan kekuatan al-Fatah, sebuah gerakan yang sudah lama, dan didirikan oleh Yaser Arafat. Tapi, kemenangan pemilu Hamas itu, sekaligus mengakhiri hegemoni kekuatan al-Fatah, dan menggusur pengaruh politiknya. Sehingga, di wilayah pendudukan Israel, pengaruh al-Fatah, tidak memiliki landasan politik yang kuat, dan bergeser ke tangan Hamas.

Kedua, Hamas, yang sudah mengendalikan pemerintahan di Gaza, yang dipimpin seorang tokoh muda, Ismael Haniya, berhasil melakukan konsolidasi politik dan militer. Pemerintahannya berlangsung cepat, khususnya dalaml melakukan pembaharuan, dan berjalan dengan efektif, serta menghentikan warisan masalalu, di mana praktik-praktik korupsi dan tidak efesien berhasil diakhiri. Pemerintahan Hamas yang baru itu, berhasil menciptakan sistem keamanan yang efektif, dan mengelemenir berbagai bentuk kekacauan, terutama konflik-konflik antar faksi, yang menganggu stabilitas di Gaza. Dan, berhasil membangun kepolisian, dan pasukan regular, juga para militer yang cukup terlatih.

Sekalipun, Hamas dalam pemerintahan di tahun yang kedua, sudah menghadapi tekanan yang hebat oleh Israel, Barat, dan Uni Eropa serta negara-engara Arab, yang berusaha mengeliminir, tapi gagal. Puncaknya, konflik terbuka antara kekuatan al-Fatah dan Hamas, dan berakhir dengan kemenangan Hamas, dan berhasil mengambil alih seluruh wilayah dari kekuasaan al-Fatah yang ada di Gaza. Dan, al-Fatah meninggalkan Gaza, dan pindah ke Ramallah, Tepi Barat, di situlah Mahmud Abbas, bertahan, sambil terus membangun kekuatan politiknya. Dan, kemenangan Hamas atas al-Fatah, dan berhasil mengambil seluruh wilayah Gaza ini, bagaikan ‘nightmare’ (mimpi buruk) bagi Israel, Barat, dan negara-negara Arab. Karena, kemenangan Hamas terhadap al-Fatah itu, juga mencerminkan kemampuannya menangkal kekuatan Israel, Barat, dan negara-negara Arab, yang menginginkan kembalinya kekuatan lama.

Ketiga, perkembangan baru di Gaza, dan semakin kuatnya pengaruh kekuatan politik dan militer Hamas, kemudian Israel, negara-negara Arab, dan Barat, menyusun kerangka strategi bersama untuk menghancurkan Hamas. Mengapa Israel, negara-negara Arab, dan Barat, secara khusus dalam menghadapi Hamas mereka dapat bersatu? Karena, mereka menilai Hamas sudah menjadi sebuah ‘ancaman’ regional. Terutama, peran Israel yang berhasil memanipulasi dan menyakinkan para pemimpin Arab, melalui badan-badan intelijen mereka, di mana Hamas, yang sudah dipersepsikan sebagai ancaman kekuatan ‘radikal’ Islam, ditambah adanya provokasi terhadap para pemimpin Arab oleh Israel, bahwa Hamas sudah menjadi ‘satelit’ Iran.

Persepsi dikalangan para pemimpin Arab, terbentuk dengan berbagai informasi, adanya kunjungan pemimpin Hamas, seperti Khaled Mish’al ke Teheran, dan komitment bantuan yang mereka berikan kepada Hamas. Inilah faktor yang menyebabkan para pemimpin Arab dalam satu barisan dengan Israel, menghancurkan Hamas. Para pemimpin Arab,yang umumnya, tidak popular di negaranya masing-masing, tidak ingin Hamas ini menjadi sebuah model. Dan, tidak ingin pengaruh Hamas, yang notebene merupakan refleksi Gerakan Ikhwan ini, menyebar ke selulruh kawasan.Maka, sebelum menjadi sebuah kekuatan politik dan milier yang tangguh, maka harus dihancurkan secara menyeluruh.

Bagi Israel, sudah pasti tidak menginginkan eksistensi Hamas, dan harus dimusnahkan. Israel bukan saja menderita paranoid, tapi memiliki mental ‘ghetto’, dan sekarang membangun tembok, sepanjang garis perbatasannya, tapi masih tetap merasa tidak aman. Apalagi, Hamas tetap konservatif, tidak mau mengakui keberadaan Israel.

Dan, Israel menganggap Hamas menjadi ancaman masa depan yang sangat serius, dan sejak dini memang harus dihancurkkan. Maka, pertemuan para pemimpin Arab dengan Menlu Condoleeza Rice, waktu ia melakukan lawatan ke Timur Tengah sebelumnya, dan bertemu dengan sejumlah pemimpin Arab di Cairo, dan Riyad, serta kunjungannya ke Yerusalem dan Ramallah, tak lain adalah mengambil langkah untuk menyudahi Hamas.

Langkah terakhir, sebelum hari ‘H’ penyerbuan, nampaknya sudah disampaikan kepada Presiden Mesir, Hosni Mubarak di Cairo, ketika Menlu Israel, Tzipi Livni berkunjung ke negara Piramid itu. Tentu, Barat (Amerika dan Uni Eropa), tak menginginkan tumbuhnya kekuatan radikal sekecil apapun, karena dapat menganggu stabilitas di kawasan itu, bagi kepentingan Barat di Timur Tengah, terutama minyak.

Kita tinggal menghitung hari, umat Islam akan melihat sebuah pragment, di mana umat Islam disuguhkan sebuah tontonan di akhir Desember ini, sebuah pembantaian massal oleh Israel terhadap kaum muslimin Gaza. Peristiwa ini mengingatkan pemmbantaian yang terjadi di Sabra dan Shatila, yang mengakibatkan ribuan orang Palestina di kedua kamp itu, dibantai Israel, dan tidak ada pembelaan sedikitpun dari para pemimpin Arab.

Dan, pembantaian ini adalah buah persongkolan antara para pemimpin Israel, Arab, dan Barat, yang memang tidak menginginkan Hamas tetap ada. Kita doakan kaum muslimin di Palestina, mereka akan berhasil menghadapi makar musuhnya. Dan, semoga Allah Azza Wa Jalla, menghancurkan orang-orang zalim, termasuk Israel laknatullah. (M)www.eramuslim.com


100 Blog Indonesia Terbaik

PALESTIN LEBIH BIJAK DARI ISRAEL~Malaysiakini

Sekjen Hizbullah Hasan Nashrullah

warnaislam.com — Hasan Nashrullah, Sekjen Hizbullah, angkat bicara terhadap perang gila yang dilancarkan Israel terhadap Gaza. Menurut komandan Hizbullah tersebut, dalam serangan ini, ia yakin Israel sedang mengarah pada kehancurannya sendiri. Sedangkan perlawanan Palestina, diyakininya akan mampu mengambil pelajaran besar dalam peperangan serupa yang pernah dialami Libanon pada Juli 2006. "Pejuang Palestina lebih mampu belajar ketimbang Israel dari peperangan itu," ujarnya.





Dalam pidato yang disampaikan disampaikannya malam Rabu lalu, ia mengatakan, “Apa yang terjadi di Gaza adalah mirip dengan apa yang kami alami di Libanon pada April 2006. Kesabaran, ketabahan, ketangguhan dari perlawanan pejuang Palestina adalah didasari rasa tanggung jawab terhadap tanah air mereka sebagai bangsa pejuang dan bangsa pemimpin.”

Menyinggung pengalaman perangnya melawan Israel, Hasan Nashrullah mengatakan bahwa orang-orang Israel kerap mengatakan bahwa mereka mampu mengambil pelajaran dari perang Libanon kedua. Tapi tampaknya pejuang Palestinalah yang paling mampu mengambil pelajaran besar dari peperangan itu ketimbang orang Israel. “Sementara justru para komandan Israel dengan peperangan ini akan semakin mengarah pada kelemahan, kehinaan dan keraguan,” ujarnya.

Ia menengarai alasan perang habis-habisan yang dilakukan Israel atas Gaza adalah lantaran mereka panik atas kegagalan selama ini. “Mengapa pimpinan Israel melakukan serangan fokus terhadap Gaza? Itu karena mereka sangat merasakan takut gagal. Mereka ragu dengan kemampuan mereka merealisir target operasi militernya. Dan inilah awal kehinaan Israel.”

Masih menurut tokoh pejuang Libanon yang disegani Israel itu, pejuang Palestina telah berhasil melewati krisis pertama, dan berhasil menguasai keadaan. “Benar di sana banyak jatuh korban dan terluka, tapi sesungguhnya pilar perlawanan Palestina tetap kuat dan tidak berubah.

Para pemimpin perlawanan Palestina tetap dalam kondisi baik, baik pemimpin politik maupun militernya. Inilah yang menegaskan kegagalan Israel yang sejak awal serangan besarnya menegaskan akan berhasil menghancurkan perlawanan rudal pejuang Palestina di hari pertama.” Ia melanjutkan, “Apa yang tercatat dari Gaza adalah kemenangan meski diiringi darah suci yang tertumpah. Kemanangan karena mereka tetap tangguh dan tetap berdiri. Para pemimpin dan bangsa mereka tetap pada tuntutan mereka dengan ketabahan luar biasa. Inilah yang menegaskan bahwa Israel telah gagal.” (palestine information center)
www.eramuslim.com

MEMBURU JUARA BLOG DI NEGARA ORANG~Malaysiakini

mari bantu sesama kita untuk menjadikan blog ini nombor wahid kembali di arena seratus.com..silaklik


selamat tahun baru buat semua.. kali ini bawean termenung memulakan nya dengan semangat yang apa ya..fuuh..betul betul gembirala katakan..

pasalnya.. bawean termenung mendapat bantuan dari pengunjung bawean termenung untuk mengungguli topseratus.com.. yang karena bantuan itu bawean termenung telah jadi nombor wahid kini..yeeh..

timekasih semua yerk.. setakat ini belum ada refral dari bawean termenung untuk topseratus..yuk buruan join yuk.. join seratus .com ni..akan tahu seberapa unik link yang masuk ke blog kita dan seberapa pantas kita berkembang ..
untuk maklumat lanjut sila klik
100 Blog Indonesia Terbaik

ISRAEL PERLU DI HAPUS ISLAM DIREFORMASIKAN~Malaysiakini

Syaikh Anwar al-Awlaki, da'i terkenal asal AS mengutuk keras serangan brutal Israel ke Jalur Gaza seklaigus mengkritik para pemimpin negara-negara Arab yang 'impoten' tidak bisa mengambil sikap tegas atas kebrutalan rezim Zionis terhadap bangsa Palestina yang sudah berlangsung selama puluhan tahun. Dalam tulisan di blog pribadinya berjudul "The Meaning of Gaza", Syaikh al-Awlaki menyampaikan tiga poin penting pemikiran-pemikirannya tentang apa selama ini terjadi dan sedang terjadi di Jalur Gaza.


Pertama, al-Awlaki menyatakan apa yang terjadi di Gaza menunjukkan bahwa musuh Islam (Zionis Israel) sudah sukses melakukan tamparan keras terhadap umat Islam. Ia menilai respon-respon yang diharapkan dari umat Islam atas kebrutalan Zionis Israel tidak cukup kuat dan tidak jelas arahnya mau kemana. Dalam hal ini Awlaki membandingkannya dengan apa yang dilakukan Rasulullah saw saat orang-orang Yahudi menyerang seorang Muslimah. Rasulullah saw menyatakan perang terhadap Yahudi-Yahudi itu.

"Tapi hari ini di Gaza, meski jumlah korban di kalangan Muslim Palestina sudah mencapai ratusan orang, yang kita lihat cuma aksi-aksi demonstrasi, kecaman-kecaman dan para pemimpin Arab cuma menggelar pertemuan tingkat tinggi yang tak berguna. Cuma itu yang dilakukan dan menjadi tanggung jawab kita untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di sekitar kita atas apa yang terjadi," tulis Awlaki.

Kedua, da'i keturunan Yaman itu menyatakan apa yang dialami rakyat Palestina di Jalur Gaza merupakan bukti yang jelas bahwa sudah sejak lama dunia Islam mengalami kebangkrutan. Para pemimpinnya impoten. Menurut Awlaki, pemerintahan dunia Islam tidak bisa diperbaiki lagi dan harus diganti serta dicabut sampai ke akar-akarnya. Kesimpulan seperti ini, tulis Awlaki, sudah dipikirkan oleh banyak negeri-negeri Muslim. Tapi selalu saja ada segelintir orang yang masih memperdebatkannya atas nama pemimpin-pemimpin yang telah mengkhianati dan membuat umat Islam kalah.

"Faktanya, raja-raja dan presiden-presiden kita makin menarik diri untuk memainkan perannya dan lebih membela kepentingan mereka sendiri serta kepentingan pasukan perang salib modern. Mereka melatih tentara-tentara dan pasukan keamanan hanya untuk memberangus umat Islam dan bukan untuk tanggung jawab mereka membela kepentingan umat Islam. Para pimpinan dunia Islam juga malah mencurigai dan merasa jijik dengan umat Islam," kritik Awlaki.

Ia menghimbau agar umat Islam jangan mau lagi dibodohi oleh "kecaman-kecaman" yang disampaikan para pemimpin Muslim terhadap Israel. Syaikh al-Awlaki mencontohkan negara Mesir yang dinilainya sudah ikut menyerang Gaza dan memberlakukan blokade terhadap warga Gaza.

"Jika hari ini umat Islam berpikir untuk melakukan jihad, yang pertama kali menghalangi umat Islam untuk berjihad adalah para pimpinan dunia Islam," tukas Awlaki.

Ketiga, menurut al-Awlaki, negara Israel harus dihapus seperti Rasulullah saw mengusir orang-orang Yahudi dari semenanjung Arab. Yahudi di Palestina kata Awlaki harus disingkirkan ke seberang lautan sehingga tidak ada lagi warga sipil Israel, yang ada cuma warga Muslim.

"Ketika musuh menyerang kaum perempuan dan anak-anak, kita juga harus menjadikan kaum perempuan dan anak-anak dari musuh-musuh kita sebagai target. Syaikh Ibn Uthaymeen mengatakan,'jika musuh membunuh kaum perempuan dan anak-anak, bagi saya itu artinya kita boleh membunuh kaum perempuan dan anak-anak dari musuh kita karena hal itu akan melemahkan hati dan mempermalukan mereka'," jelas al-Awlaki.

Ia juga mengutip terjemahan al-Quran surat al-Baqarah ayat 194 yang isinya,"Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah dia setimpal dengan serangannya terhadap kamu."

Dalam hal ini, al-Awlaki menegaskan kembali bahwa kaum perempuan dan anak-anak tidak boleh menjadi target serangan dalam sebuah peperangan. Tapi jika kita diperangi dan memaksa kita untuk melakukan perlawanan maka dalam kasus ini dibolehkan untuk membunuh kelompok-kelompok non-kombatan. Awlaki mencontohkan serangan ke Taif pada masa Rasulullah dengan menggunakan ketapel. Sama halnya dengan situasi hari ini, ada dua metode yang diadopsi oleh para pejuang di Palestina, metode operasi syahid dan serangan roket ke wilayah penjajah. Dua metode ini, tidak bisa menghindari jatuhnya korban di kalangan kaum perempuan dan anak-anak.

Apa yang terjadi di Gaza merupakan dimensi yang lebih luas lagi, dimana Yahudi-Yahudi Zionis menjadikan seluruh komunitas di Gaza sebagai target blokade dan pemboman yang membabibuta. "Itulah sebabnya saya cenderung menggunakan pandangan Ibn Uthaymeen dalam situasi khusus seperti ini," tulis Awlaki.

Melihat situasi yang terjadi di Palestina, ia menyatakan setuju dengan metode yang dilakukan para mujahidin dan setuju dengan pernyataan para mujahidin bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan serangan dengan target warga sipil karena Israel juga melakukan hal yang sama.

Syaikh Anwar al-Awlaki menyatakan siap mengkaji kembali pandangannya itu jika ada yang bisa memberikannya referensi terkait masalah tersebut.

Ia berdoa agar Allah swt segera mengangkat penderitaan warga Jalur Gaza, mengulurkan tangannya dan memberikan kemenangan pada warga Gaza. Dan berdoa agar Allah swt mengampuni para syuhada dan memberikan kemenangan bagi para mujahidin Palestina. Amiin. (ln)

Tan Sri Abdul Rashid mengarut~malaysiakini

TEMERLOH 1 Jan (Hrkh) � Exco Dewan Pemuda PAS Pusat, Abdullah Abdul karim menyifatkan kenyataan bekas Pengerusi Suruhanjaya Pilihan Raya, Tan Sri Abdul Rashid Abdul Rahman untuk menyaman dan melucutkan kerusi parlimen anggota pembangkang sebagai kenyataan 'mengarut'.



Saman, lucut kerusi parlimen: Kenyataan Rashid 'mengarut'
Basiron Abdul Wahab
Thu | Jan 01, 09 | 8:58:25 am MYT

TEMERLOH 1 Jan (Hrkh) � Exco Dewan Pemuda PAS Pusat, Abdullah Abdul karim menyifatkan kenyataan bekas Pengerusi Suruhanjaya Pilihan Raya, Tan Sri Abdul Rashid Abdul Rahman untuk menyaman dan melucutkan kerusi parlimen anggota pembangkang sebagai kenyataan 'mengarut'.


Katanya, Rashid bercakap seperti orang jahil undang-undang dan perlembagaan Persekutuan.

Jelas Abdullah, perkara 48(1) Perlembagaan Persekutuan dengan jelas menyenaraikan sebab-sebab seorang anggota perlimen boleh dilucutkan kerusinya, antaranya disebabkan oleh gila atau disabitkan dengan kesalahan oleh mahkamah dan dihukum penjara atau denda tidak melebihi RM2,000 jika tidak mendapatkan keampunan dan sebagainya.

"Ia berbeza dengan kenyataan Rashid kononya ada ahli parlimen pembangkang akan digugurkan kerusinya jika disabit dengan kesalahan memfitnahnya," ujar Abdullah yang juga seorang peguam.

Menurut Abdullah sekalipun Rashid menang saman sivil dengan jumlah jutaan ringgit sekalipun ia tidak akan menjejaskan kerusi anggota parlimen berkenaan kerana kesalahan yang memboleh kerusi sesaorang anggota parlimen itu digugurkan adalah bersabit kes jenayah, ia tidak termasuk dalam kes saman sivil atau saman malu yang sebutkan bekas pengerusi SPR itu.

"Kenyataan Rashid itu mendedahkan kejahilanya, bagaimanapun kita hormatlah hak beliau untuk membuat saman sivil itu, itu haknya,� ujar Abdullah ketika ditemui di pejabatnya.- azm _

HUSAM:POLITIK WANG PRK KT DI JANGKA HEBAT~Malaysiakini


Pengundi Kuala Terengganu diseru waspada politik wang - Husam Musa
Mohd Nor Yahya
Thu | Jan 01, 09 | 8:34:54 am MYT

KOTA BHARU, 1 Jan (Hrkh) - Pengundi di P36 Parlimen Kuala Terengganu diberi nasihat agar berhati-hati dalam menangani politik wang yang dijangka hebat di pilihanraya kecil ini, demikian diberitahu oleh Naib Presiden PAS, Dato' Haji Husam Musa.


Beliau berkata demikian ketika ditemui selepas menghadiri mesyuarat Exco negeri hari ini dan berharap agar semua pihak berwaspada terhadap politik wang yang kini telah dilaporkan bermula dan diharap pengundi di kawasan tersebut bijak membuat pilihan terhadap calon wakil rakyat mereka nanti.

"Politik wang yang merupakan satu barah dalam negara kita dan rakyat seharusnya menolak mereka yang mengamalkan politik wang ini"ujar beliau.

"Sebelum ini, kerajaan Pusat telah mengisytiharkan sejumlah RM 6.1 juta bagi pembangunan kaum cina di Kuala Terengganu dan ia seolah-olah untuk memancing undi kaum cina di kawasan tersebut.

Husam berharap semua kaum yang terlibat dengan pengundian dalam parlimen Kuala Terengganu tersebut tidak termakan dengan cara pancing undi yang dibuat oleh Umno/BN tersebut.

Mengenai dakwaan PAS turut memberi habuan wang kepada penduduk kawasan tersebut, beliau menafikan dan diharap pihak yang mendakwa berlakunya suasana tersebut dalam PAS agar tampil memberi maklumat"katanya lagi.

Menyentuh kepada calon PAS dalam pilihanraya kecil tersebut yang agak lewat diumumkan, beliau berkata ia adalah merupakan satu strategi PAS dalam pilihanraya kecil tersebut.

"Nampaknya Umno terlalu ghairah mengistiharkan calonnya dan kini calonnya telah terdedah kepada kritikan dan serangan dari dalam Umno sendiri dan strategi PAS agak bijak dalam hal ini,"kata beliau. - _